Minggu, November 14, 2010

“ Sumur Yang Bikin Merinding ”

Merinding saat melihat keluarnya Sadako dari dalam sumur dalam film The Ring? Ternyata, hantu seperti ini ada betulan, lho.(1) Nggak hanya di Jepang, tapi di negara dekat kita, bahkan di Indonesia pun ada (2).

Sumur Yamashita

Sumur yang ini adanya di negara tetangga, yaitu di Johor Baru, Malaysia. Sumur yang terletak di area Penjara Johor Bahru ini dibangun pada tahun 1883, dengan tujuan sebagai sumber air untuk para narapidana. Tapi, pada zaman pendudukan Jepang saat Perang Dunia II, di bawah pimpinan Jenderal Tomoyuki Yamashita. Sumur tersebut berubah fungsi menjadi tempat pelaksanaan hukuman pancung (3).

Hmm, karena sejarahnya yang begitu seram, banyak yang percaya kalau sumur ini pun merupakan sumur angker (4). Beberapa petugas penjara dan narapidana mengalami peristiwa-peristiwa menakutkan. Mulai dari sumur yang tiba-tiba mengeluarkan api pada malam hari, ada sosok makhluk besar tanpa kepala yang sedang berdiri di atas sumur, sampai sosok wanita berambut panjang yang merasuki para narapidana untuk masuk ke dalam sumur! Bikin merinding, deh…(5)



Lubang Buaya


Kalau sumur yang ini, lokasinya ada di negeri kita sendiri. Tepatnya di daerah Pondok Gede, Jakarta Timur. Kisah sumur Lubang Buaya ini erat banget kaitannya dengan peristiwa G30S/PKI yang kontroversial itu (6). Well, walaupun kebenaran sejarah G30S/PKI ini masih jadi perdebatan, tapi yang pasti kalau ngomongin peristiwa tersebut, biasanya orang-orang juga akan teringat dengan Lubang Buaya (7).

Di sumur inilah ditemukan jenazah 6 orang jenderal dan seorang letnan TNI yang tewas pada peristiwa pembantaian 30 September 1965. Kini, di lokasi sekitar sumur tersebut dibangun museum dan Monumen Pancasila Sakti untuk mengenang ketujuh pahlawan revolusi itu. Di sebelah sumur terdapat ruangan berisi patung replika, diorama serta rekaman suara yang menceritakan penyiksaan yang dialami mereka (8). Ada pula dua rumah, lengkap dengan perabot aslinya, yang disebut-sebut sebagai bekas pos komando dan dapur umum pasukan PKI (9).

Wah, dengan sejarah penyiksaan dan pembantaian yang terjadi di area Lubang Buaya, nggak heran kalau banyak beredar cerita seram seputar sumur ini.(10) Misalnya, ada warga yang melihat sosok kuntilanak saat melewati daerah Lubang Buaya di malam hari. Ada pula petugas penjaga loket museum yang mengaku pernah mendengar suara derap langkah sepatu boot, seperti derap langkah tentara yang sedang berbaris. Ngeri! (11) (Liel/Foto: Istimewa)

Terdapat banyak kesalahan pada artikel di atas, terutama kesalahan pada kata yang digunakan. Kesalahan kalimat disebabkan oleh penggunaan kata tidak baku, tidak menggunakan imbuhan, dll.

1. Merinding disaat melihat munculnya Sadako dari dalam sumur di film The Ring. Ternyata hantu seperti ini betul terjadi.

Ø Tidak adanya imbuhan pada kata ‘saat’, penggunaan kata tidak baku

2. Tidak hanya di Jepang, tapi di negara tetangga kita, dan ada juga di Indonesia

Ø Penggunaan kata tidak baku, penggunaan kata yang tidak perlu

3. Sumur ini berubah fungsi menjadi tempat pelaksanaan hukuman mati.

Ø Penggunaan bahasa serapan pada kata ‘pancung’

4. Karena sejarahnya yang begitu menakutkan, banyak yang percaya kalau sumur ini merupakan sumur angker

Ø Penggunaan kata ekspresi ‘hmm’, penggunaan kata tidak baku

5. Mulai dari sumur yang tiba-tiba mengeluarkan api pada malam hari, sosok makhluk besar tanpa kepala yang sedang berdiri di atas sumur, sampai sosok wanita berambut panjang yang merasuki tubuh para narapidana untuk masuk ke dalam sumur tersebut.

Ø Penggunaan kata serapan , penggunaan kata ekspresi

6. Kisah sumur Lubang Buaya ini berkaitan sekali dengan peristiwa G30S/PKI yang kontroversial itu.

Ø Penggunaan kata tidak baku

7. Walaupun kebenaran sejarah G30S/PKI ini masih jadi perdebatan, tapi jika berbicara peristiwa tersebut, biasanya orang-orang akan teringat dengan Lubang Buaya

Ø Penggunaan kata asing ‘well’, penggunaan kata tidak baku

8. Di samping sumur terdapat ruangan berisi patung replika, diorama serta rekaman suara yang menceritakan penyiksaan yang mereka alami.

Ø Penggunaan kata tidak baku

9. Ada juga dua rumah, yang berisi lengkap dengan isi aslinya, yang dipercayai sebagai bekas pos komando dan dapur umum pasukan PKI

Ø Penggunaan kata tidak baku, penggunaan kata serapan

10. Dengan sejarah penyiksaan dan pembantaian yang terjadi di area Lubang Buaya, tidak heran jika banyak beredar cerita menakutkan pada sumur ini.

Ø Penggunaan kata ekspresi ‘wah’, penggunaan kata tidak baku, penggunaan kata serapan

11. Ada juga petugas penjaga loket museum yang pernah mengalami mendengar suara derap langkah sepatu boot, seperti derap langkah tentara yang sedang berbaris.

Ø Penggunaan kata serapan, penggunaan kata ekspresi ‘ngeri’

Sumber : http://www.gadis.co.id/gaul/ngobrol/sumur.yang.bikin.merinding/001/007/155

NAMA : HIDAYAT SIDDIQ KURNIAWAN

NPM : 10108972

KELAS : 3 KA 15

Tidak ada komentar:

Copyright

Protected by Copyscape Original Content Validator
Blog ini telah dilindungi dariPenjiplakan atau Plagiarizing. Jadi jika blog/website anda mengcopy content dari blog ini silahkan cantumkan sumber dan direct linknnya. Agar terhindar dari Banned oleh Google.